Cara Membuat Postingan di WordPress

Setelah website dibuat, ada beberapa hal yang perlu diingat sebelum menulis (memposting) artikel. Misalnya, Anda bisa menggunakan dua tipe editor, yaitu Classic Editor dan Block Editor. Anda juga perlu memahami cara menulis postingan dan berbagai opsinya.

Sebagai ringkasan, berikut poin-poin penting dari pembahasan ini yang akan membantu terkait cara membuat menulis (posting):

Judul dan Konten. Aspek utama dalam artikel atau postingan. Judul harus menjelaskan isi konten dengan tepat kepada pembacanya.

Gambar dan Media. Manfaatkan segala jenis media visual yang ada agar kualitas artikel dan SEO website menjadi lebih baik.

Featured Image. Gambar utama yang akan muncul di mesin pencari dan media sosial saat postingan dibagikan.

Category dan Tag. Dua hal penting yang akan membantu mengelola konten website, serta bisa digunakan dalam menu navigasi.

Permalink dan Slug. Utamanya digunakan untuk memaksimalkan on-page SEO.

Excerpt. Deskripsi singkat artikel atau postingan untuk menarik perhatian pengunjung.

Selain itu, berikut beberapa istilah penting lainnya yang perlu Anda tahu.

Draft. Bagian yang hanya bisa diakses back-end user dan tidak bisa dilihat publik ataupun mesin pencari.

Preview. Menampilkan apa yang akan dilihat pembaca ketika postingan dipublikasikan.

Status dan Visibility. Mengatur siapa saja yang bisa melihat atau membaca konten.

Scheduling. Memungkinkan Anda menjadwalkan tanggal dan waktu penerbitan postingan.

Sticky Post. Meletakkan artikel atau postingan di bagian atas halaman.

Pending Review. Menandai bahwa postingan sudah selesai ditulis tapi masih perlu ditinjau lagi sebelum dipublikasikan.

Setelah mempelajari cara memposting artikel ini, Anda pun sudah siap untuk mulai membuat konten berkualitas serta mengoptimalkan website lebih baik lagi.